Melkisedek Lope lahir dan dibesarkan di sebuah desa kecil di Pulau Flores, NTT. Dikelilingi keindahan alam luar biasa, seperti pantai, pegunungan, dan danau, Melkisedek menyadari bahwa tempat tinggalnya memiliki potensi besar dalam bidang pariwisata. Namun, ia juga melihat minimnya fasilitas dan akses bagi wisatawan, serta kurangnya promosi destinasi lokal. Semangat untuk mengubah keadaan tersebut mendorongnya belajar lebih dalam tentang manajemen pariwisata dan pemasaran digital.
Setelah menamatkan pendidikan, Melkisedek Lope memulai langkah pertamanya sebagai tour guide bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Flores. Pengalaman interaksi langsung dengan para pelancong memberinya wawasan tentang kebutuhan wisatawan serta kekurangan yang harus dibenahi. Inilah yang kemudian menjadi landasan utama lahirnya Lope Wisata.
Pada tahun 2017, Lope mendirikan Lope Wisata, sebuah startup lokal yang menyediakan layanan wisata terintegrasi di NTT, khususnya di Pulau Flores dan sekitarnya. Melalui Lope Wisata, Melkisedek ingin memperkenalkan keindahan NTT secara inklusif, mengedepankan pelayanan yang ramah, serta pemberdayaan komunitas lokal.
Saat awal berdiri, Lope Wisata hanya memiliki 3 anggota tim dan modal terbatas. Namun, melalui kerja keras, semangat inovasi, dan strategi pemasaran kreatif, usaha ini mulai dikenal dan diminati wisatawan.
Melkisedek Lope tidak hanya melihat Lope Wisata sebagai bisnis semata, namun juga sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Ia rutin mengadakan pelatihan pemandu wisata, pelatihan hospitality, dan pelatihan tentang pengelolaan homestay. Selain itu, Lope Wisata aktif mempromosikan produk UMKM lokal, seperti kerajinan tangan, tenun ikat, dan kuliner khas Flores.
Beberapa program sosial yang dijalankan meliputi:
Tantangan yang dihadapi dalam pengembangan Lope Wisata sangat besar. Mulai dari keterbatasan infrastruktur, akses transportasi, hingga promosi destinasi yang belum populer. Tak jarang, Melkisedek menghadapi keraguan dari masyarakat sekitar dan investor. Namun, dengan kegigihan serta keyakinan akan potensi wisata NTT, Lope Wisata berhasil mencatat pertumbuhan positif setiap tahun.
Kolaborasi dengan berbagai stakeholder, seperti pemerintah daerah, dinas pariwisata, dan komunitas, semakin memperkuat jaringan Lope Wisata. Melkisedek juga aktif menghadiri berbagai event nasional dan internasional, mewakili NTT sebagai destinasi pariwisata unggulan Indonesia.
Keberhasilan Lope Wisata terbukti melalui testimoni wisatawan yang mengaku puas dengan pelayanan, pengalaman unik, serta cerita budaya yang mereka dapatkan selama di NTT. Tidak sedikit wisatawan mancanegara yang datang kembali dan membawa teman serta keluarga.
Melkisedek Lope terus mengembangkan inovasi, seperti aplikasi mobile Lope Wisata untuk memudahkan reservasi, peta digital destinasi, serta VR tur virtual bagi calon tamu yang ingin melakukan survey awal. Setelah sukses di Flores, Lope Wisata mulai memperluas layanan ke Sumba dan Timor.
Melkisedek bercita-cita agar Lope Wisata menjadi platform utama pariwisata NTT, dengan misi memperkenalkan budaya, menjaga lingkungan, serta memberdayakan masyarakat lokal. Ia percaya, wisata yang berkelanjutan akan membawa manfaat dan kemajuan, tak hanya untuk ekonomi, namun juga memperkuat identitas dan kekayaan budaya NTT.
“Jangan takut bermimpi dan jangan ragu memulai dari hal kecil. Nusa Tenggara Timur menyimpan rahasia keindahan yang harus dibagikan kepada dunia. Kemajuan pariwisata bukanlah soal popularitas saja, melainkan tentang bagaimana kita mengangkat dan menjaga potensi lokal dengan hati. Melalui Lope Wisata, saya ingin mengajak semua anak muda NTT untuk berani berinovasi, membangun negeri dengan budaya dan alam kita sendiri.”
Kisah sukses Melkisedek Lope bersama Lope Wisata di Nusa Tenggara Timur menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia membuktikan bahwa tantangan bisa diubah menjadi peluang jika dikelola dengan tekad, inovasi, dan komitmen untuk memberdayakan masyarakat lokal. Keberhasilan Lope Wisata tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pelestarian budaya, lingkungan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat NTT.
Dengan berkembangnya Lope Wisata, NTT bukan lagi sekadar destinasi “tersembunyi” di Indonesia, tetapi telah menjadi tujuan wisata utama yang mendunia, berkat kerja keras dan semangat Melkisedek Lope yang tak pernah padam.